Universitas Pendidikan Ganesha

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Taman Cerdas Ganesha: Tim PHP2D Matrik's 2021

Sosialisasikan Pola Asuh Anak di Desa Bebetin

TIM PPK MATRIKS 2022

Berdayakan Perempuan Desa Kayuputih Melalui Taman Perempuan Bali

LAUNCHING LOGO PGM 2023

Siap Bergelora dalam Bernalar, Berkreasi, dan Berekspresi melalui Kreativitas dan Solidaritas

Tim Innovilage 2022: Go Women

Jayanta - Nesya - Krisnina berkontribusi wujudkan SDGs di Desa Kayuputih

Tirta Yatra Matrik's 2019

Tumbuhkan Sradha Bhakti

Rebut Kembali ‘Kursi Kekuasaan’ Matrik’s: Jangan Kasi Kendor





SINGARAJA – Ajang bergengsi di lingkungan FMIPA tahun ini telah usai. Program tahunan HMJ Matematika ini diikuti oleh perwakilan civitas akademika dari semua jurusan di bawah naungan FMIPA. Dilaksanakan pada tanggal 16 dan 17 November 2018, Matematika Cup (Matcup) tahun ini mengambil tempat di GOR FOK Kampus Tengah Undiksha. Peraih berbagai kejuaraan seperti voli, cheerleader, maupun supporter pun telah diumumkan.
          Kegembiaraan menyelimuti sang tuah rumah Matcup tahun ini. Pada kejuaraan voli putri, Matrik’s bertengger di juara ketiga dan supporter tetap bertahan di posisi kedua. Dari empat kejuaraan yang ada, Matrik’s mampu meronehkan prestasi pamuncak di dua kejuaraan, yaitu voli putra dan cheerleader. Tak hanya itu, penyandang gelar pemain terbaik voli putra tahun ini jatuh kepada I Putu George Budiananta Merta dari kelas 5B.
          Lelaki kelahiran Ekasari, 25 Agustus 1998 ini menyatakan, bahwa ia mengakui kehebatan dari tim lawannya. Hal inilah yang membuat dirinya tidak berpikir akan bisa memenangkan pertandingan, bahkan menyabet sebuah gelar kehormatan. “Ternyata Tuhan memberikan saya rejeki lebih tahun ini. Saya diberikan predikat tersebut dan saya bangga akan hal itu. Tidak hanya diri sendiri, saya juga bangga dengan kesolidan tim Matrik’s saat bertanding di lapangan,” ujarnya.
          Sebelum mencapai hasil yang maksimal, tentunya harus melalui berbagai persiapan terlebih dahulu. Ada banyak tantangan bagi tim voli Matrik’s sebelum beradu ketangkasan di hari-H. Salah satunya dengan latihan terus-menerus. “Sebenarnya sedikit sulit saat mengatur jadwal latihan. Untungnya kami mampu mengatasinya dengan latihan pada malam hari. Dengan rasional sudah tidak ada jadwal kuliah, sehingga tidak ada alasan untuk bolos dari latihan. Pokoknya jangan kasi kendor,” ungkap lelaki yang kerap disapa Jojik ini.
          Ketua Panitia Matcup 2017, I Wayan Wiana mengungkapkan, tahun ini merupakan tahun dimana Matrik’s mampu merebut kembali ‘kursi kekuasaan’ Matcup setelah selama dua tahun digaet Jurusan Pendidikan Fisika. “Tahun lalu juara masih dipegang Jurusan Pendidikan Fisika. Meskipun Matrik’s telah berjuang dengan penuh semangat dan solidaritas, tetapi hal ini juga berlaku pada jurusan lain. Sehingga tidak menutup kemungkinan siapapun bisa menjadi yang terbaik,” ujarnya.
          Berkaca dari hal tersebut, pada tahun ini persiapan yang dilakukan oleh semua atlet tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, Wiana memberikan ancungan jempol kepada para atlet yang semangatnya tinggi untuk membawa nama HMJ Matematika sebagai juara umum tahun ini. “Atlet tahun ini semangatnya memang luar biasa. Selain itu, banyak pula terlihat bibit-bibit unggul baru yang juga memberikan partisipasinya dalam mengangkat HMJ Matematika sebagai juara umum Matcup tahun ini,” ungkap lelaki kelahiran 4 Oktober 1997.
          Sementara itu, ditemui secara terpisah, mahasiswi semester tiga pendidikan matematika, Pande Putu Adi Putri Purnama Dilla menyatakan, peran supporter juga sangat penting, apalagi ada kejuaraan supporter terheboh. “Supporter bertugas memberikan semangat bagi para pemain agar mereka lebih bersemangat saat di lapangan. Selain itu, supporter Matrik’s sudah sangat heboh. Namun, kehebohan ini rupanya belum mampu mengantarkan Matrik’s meraih posisi pertama dalam perlombaan sopporter terheboh tahun ini,” ujarnya.
          Meskipun demikian, ia merasa bangga atas pencapaian Matrik’s pada Matcup tahun ini. Ia juga mengaku, penampilan dari cheerleader Matrik’s memang tidak ada tandingannya. Selain itu, penampilan dari atlet-atlet tahun ini dirasa semakin meningkat. Untuk kedepannya banyak sekali harapan yang ia inginkan. “Semoga di Matcup selanjutnya, Matrik’s tetap menduduki posisi pertama. Jumlah anggota HMJ yang hadir pun diharapkan dua kali lipat dari tahun ini,” tambahnya mengakhiri wawancara. (win/asr/fia)
Share:

PENDEKATAN RELIGI MELALUI TIRTA YATRA


Melakukan Yadnya sudah menjadi kewajiban umat Hindu sebagai wujud syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi dan segala manifestasi-Nya. Banyak bentuk yadnya yang telah dilaksanakan oleh umat Hindu dengan atau tanpa disadari karena dilakuan dengan tulus ikhlas. Salah satu contohnya yaitu melaksanakan  kegiatan “Tirta Yatra”. Tirta yatra sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh umat Hindu sejak dulu, sejalan dengan kemajuan dan meningkatnya kesejahteraan maka tempat suci yang dikunjungi semakin luas.
            Seperti halnya Himpunan Jurusan Matematika, kegiatan tirta yatra sudah menjadi kegiatan tahunan wajib yang dilaksanakan sebagai wujud syukur terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Tirta yatra bukanlah perjalanan biasa untuk bersembahyang, namun didalamnya termuat pengendalian diri dan pengekangan diri. Dan diharapkan melalui program tahunan tirta yatra ini terjadi interaksi positif  diantara para pelaku tirta yatra.  Kegiatan tirta yatra ini juga dapat mendekatkan  antar umat manusia satu dengan yang lainnya, karena dalam perjalanan akan terjadi suatu komunikasi social, suka-duka, bercanda ria, dan interaksi lainnya.
            Kegiatan Tirta Yatra yang dilaksanakan oleh HMJ Matematika berlangsung pada 20 Oktober 2018. Adapun tema dalam kegiatan ini yaitu "Tingkatkan Sradha, Bhakti dan Kesucian Pikiran Berlandaskan Tri Hita Karana Melalui Tirta Yatra HMJ Matematika 2018”. Tempat suci yang dikunjungi dalam kegiatan tirta yatra tahun ini adalah Pura Melanting, Pura Agung Pulaki, Pura Jaya Prana,dan Pura Luhur Rambut Siwi. Perjalanan yang ditempuh menggunakan traver independen tour dengan fasilitas yaitu spanduk, konsumsi sebanyak 2x dalam bentuk prasmanan, air, banten, dan juga snack. Kegiatan ini diharapkan menambah rasa kekeluargaan mahasiswa jurusan matematika sekaligus sebagai ucapan rasa syukur  terhadap Ida Sang Hyang Widhi wasa.
            Kegiatan tirta yatra HMJ Matematika pada tahun 2018 yang diketuai oleh Wayan Pebri Muliatmika dari kelas 3B ini sudah berjalan lancar, meskipun ada sedikit kendala namun hal itu dapat diatasi dengan sigap oleh kepanitiaan yang bersangkutan sehingga kegiatan tersebut bisa berjalan dengan baik.

Share:

OSKAR Bukan Ajang Balas Dendam

Menjadi seorang mahasiswa tidak semudah yang dibayangkan. Untuk mencapai gelar sarjana, tentu memerlukan usaha yang tidak sedikit dan terkadang memerlukan usaha yang ekstra untuk menaklukan segala aral melintang yang dihadapi. Kehidupan menjadi seorang mahasiswa tentu sangat berbeda dengan kehidupan seorang siswa. Yang ketika SMA ada yang namanya tidur malam, tetapi ketika menjadi mahasiswa bahkan tidak tidur semalam suntuk pun menjadi sesuatu yang biasa, yang tadinya tugasnya hanya dua halaman ketika masih duduk di sekolah namun ketika masuk kuliah tugas bahkan hamper setiap hari dan berhalaman-halaman. Hal yang sama mungkin dirasakan oleh para mahasiswa baru Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika ketika mereka mengikuti kegiatan OSKAR 2018. Mereka harus mengerjakan banyak sekali tugas yang diberikan oleh para panitia, harus bangun pagi-pagi buta, harus menggunakan pakaian yang telah ditentukan, dan mengikuti semua kegiatan yang telah dirancangkan oleh panitia pelaksana. Namun perlu diketahui, bahwa OSKAR bertujuan agar para mahasiswa baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan yang akan mereka tempati selama kurang lebih 4 tahun ke depan, dan bukan malah sebaliknya. Kegiatan OSKAR memang bersifat sedikit memaksa. Hal ini tentu bukan berarti tanpa tujuan jelas. Hal tersebut dilakukan agar mampu membentuk mental yang benar-benar siap untuk menjadi seorang mahasiswa pada mahasiswa baru. Sehingga para mahasiswa baru diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat. OSKAR bukanlah ajang balas dendam dari kakak tingkat kepada adik tingkat, melainkan kakak tingkat membantu adik tingkatnya untuk menjadi mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa kekeluargaan satu dengan yang lainnya. Serangkaian kegiatan OSKAR berlangsung selama 5 hari, yaitu pada tanggal 22, 23, 25, 29 dan 30 september 2018. Dengan mengusung tema “ Kenali Jurusanmu Tunjukkan Dedikasimu” diharapkan para mahasiswa baru dapat lebih mengenal bagaimana lingkungan mereka, baik itu orang-orang didalamnya maupun tata tertib yang ada yang harus mereka taati selama menjadi mahasiswa jurusan matematika. Adapun tema yang diusung pada OSKAR 2018 ini yaitu, matrik’s sehat, pelatihan PKM, matrikulasi, seminar, lomba madding, lomba debat, softskill, malam inisiasi, serta pengenalan AD/ART. Kegiatan yang diketuai oleh srik wahyuni dari kelas 5B ini sudah berjalan dengan lancar, meskipun ada sedikit kendala namun hal itu dapat diatasi dengan cepat oleh kepanitiaan yang bersangkutan, sehingga kegiatan tersebut bisa berjalan dengan baik.
Share:

Kemeriahan di Balik Vintage Party

Menjadi seorang wisudawan/wati tentu menjadi impian dari setiap orang yang tengah mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan. Tak dapat dipungkiri segala usaha dan cara pun dilakukan demi memperoleh gelar yang nantinya akan membubuhi nama belakang dari orang yang bersangkutan. Hal tersebut tentu dirasakan oleh 62 calon wisudawan/wati dari HMPS Pendidikan Matematika dalam acara Pelepasan Agustus 2018. Acara ini merupakan sebuah momen yang menjadi puncak dari perjuangan mereka beberapa tahun belakangan demi meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.). Bertempat di Gedung Kesenian Gde Manik, acara yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Agustus 2018 inipun berlangsung begitu meriah. Nuansa dan dekorasi panggung yang dipersiapkan oleh panitia sangatlah serasi dengan konsep yang diusung pada acara pelepasan tersebut yaitu vintage. Acara yang dibuka secara resmi oleh Bapak Dr. I Nyoman Sukajaya, M.T. selaku Koordinator Program Studi Pendidikan Matematika ini menampilkan berbagai hiburan baik dari perwakilan HMPS maupun dari calon wisudawan/wati sendiri, diantaranya Tari Sekar Jagat, akustik, video dokumenter dance, operet, pantomim, serta awards yang merupakan hal yang ditunggu oleh calon wisudawan/wati yang terdiri dari awards untuk peraih IPK tertinggi, ter-famous, most beauty, most handsome, dan awards yang paling menyita perhatian adalah awards “pasangan tersensasional”. Acara yang mengusung tema ‘Rise High and Higher, the Bright Future is Waiting for You’ ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para calon wisudawan/wati HMPS Pendidikan Matematika menuju sebuah kesuksesan. Acara pelepasan ini pun berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir acara, sehingga hasil jerih payah dari kepanitiaan seakan terbayarkan. “Walaupun dari kepanitiaan sendiri mengalami beberapa kendala diawal seperti waktu persiapan yang cukup singkat hingga terkendala tempat kegiatan, namun dengan koordinasi yang baik, kendala-kendala tersebut dapat diatasi sehingga acara dapat berjalan dengan lancar” ungkap Dwiki Juliantara selaku ketua panitia.
Share:

Seminar Pendidikan 2018

Seminar pendidikan adalah suatu kegiatan penyampaian karya ilmiah tentang pendidikan yang direncanakan di presentasikan sumber atau peneliti dalam mengambil kesimpulan dan tujuan persamaan pendapat tentang hasil karya ilmiah tersebut demi mengambil kebenaran isi dari hasil karya ilmiah. Seminar tentunya haruslah direncanakan baik waktu, tempat, peserta dan juga menentukan pengarah dan sumber dari hasil karya ilmiah agar dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan seminar yang akan dilaksanakan. Begitu pula dengan Seminar Pendidikan dengan tema “Pengkajian Implementasi Kurikulum 2013 (Harapan dan Realita)” yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang dilaksanakan Sabtu 12 Mei 2018 yang diketuai oleh Ni Kadek Natia Mahadewi. Adapun tempat seminar pendidikan yaitu di Ruang Seminar Ganesha III. Dalam Seminar kali ini yang diundang sebagai narasumber yaitu 4 narasumber diantaranya, Bapak Drs.Gede Suyasa, M.Pd, Bapak Ngurah Astrawan, S.Pd, M.Pd, Ida Ayu Desi Astuti, Ni Putu Sri Dianawati. Seminar berlatar belakang kurikulum 2013 ini dimoderatori oleh Ketua Jurusan Matematika yaitu Bapak Dr. Gede Suweken, M.Sc dan dua notulen dari mahasiswa yaitu Sarita Wijayanti dan Cipta Sari. Pemateri pertama selaku Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng banyak membahas mengenai landasan filosofis kurikulum 2013 serta tuntutan perubahan perilaku guru dalam pelaksaan kurikulum 2013. Pemateri kedua selaku Guru SMP N 4 Singaraja yang memiliki segudang prestasi yang banyak membahas mengenai kondisi ideal perilaku pada implentasi kurikulum 2013 serta hambatan dan solusi dalam mengatasi hambatan terhadap implentasi 2013 sendiri. Serta pemateri ketiga dan keempat selaku perwakilan dari mahasiswa berbagi pengalmannya ketika menjalani program pengalaman lapangan (PPL) di SMA N 1 Singaraja serta yang tak kalah menarik yaitu pengalaman dari pemateri keempat ketika menjalani PPL dinegeri sebrang Thailand yaitu PSU. Wittayanusorn Suratthani School yang menerapkan kurikulum The Basic Education Core Curriculum 2008 sebagai pembanding terhdap kurikulum 2013.
Share:

Pengabdian Pada Masyarakat 2018

Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) merupakan salah satu program tahunan dari HMPS Pendidikan Matematika guna mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat dengan melakukan kegiatan yang dapat membantu permasalahan yang dialami di masyarakat. Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tahun 2018 ini mengambil konsep Pengajaran dan Bakti Sosial dan tema “We Care We Share”. Tema kali ini sangat berbeda dengan tema pada tahun-tahun sebelumnya yaitu “Satukan Hati, Ulurkan Tangan Untuk Mengabdi Membangun Negeri Berdasarkankan Tri Hita Karana“. Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tahun 2018 dilaksanakan selama dua hari di SDN 4 Suwug, Buleleng yaitu pada tanggal 21-22 April 2018. Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tahun 2018 diketuai oleh I Putu Yuda Ari Juliada (4C). Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) ini diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif HMPS Pendidikan Matematika. Menurut Ketua Panitia kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tahun 2018, kegiatan kali ini sudah berjalan dengan lancar, walaupun masih ada kendala yang dihadapi, namun masih bisa diselesaikan. Ketua Panitia Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tahun 2018 juga mengatakan kegiatan kali ini memiliki beberapa perbedaan dari kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tahun sebelumnya, dapat dilihat dari tema yang dipilih terbilang baru dan sangat berbeda dengan tema-tema sebelumnya. Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tahun 2018 kali ini juga mendapat antusias yang lebih dari siswa – siswanya. Selain itu kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tahun 2018 ini juga dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kartini yaitu pada 21 April 2018. Pengabdian pada Masyarakat (P2M) tahun 2018 memiliki beberapa kegiatan, yaitu pada hari pertama pada 21 April 2018 terdapat kegiatan Penataan Kelas, Pengajaran, dan Motivasi. Kemudian dilanjutkan dengan hari kedua yaitu pada 22 April 2018 terdapat kegiatan seperti Senam, Games & Hiburan, dan Pembersihan Kelas. Dengan dilaksanakannya kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tahun 2018 ini diharapakan dapat bermanfaat bagi seluruh keluarga besar SDN 4 Suwug.
Share:

PCWW Maret 2018

Pelepasan calon wisudawan dan wisudawati merupakan salah satu program dari HMPS Pendidikan Matematika sebagai bentuk apresiasi kepada calon wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studinya di program studi pendidikan matematika, forum untuk menjalin silahturahmi dengan sesama mahasiswa, calon wisudawan dan wisudawati serta dosen-dosen di lingkungan Program Studi Pendidikan Matematika. Pelepasan calon wisudawan dan wisudawati ini merupakan wadah yang tepat untuk memperkuat tali persaudaraan antara calon wisudawan dan wisudawati dengan anggota HMPS Pendidikan Matematika. Pelepasan calon wisudawan dan wisudawati periode Maret tahun 2018 diikuti oleh 19 orang. Tema dari pelepasan calon wisudawan dan wisudawati periode Maret tahun 2018 yaitu “Mengukir Kenangan dan Menggapai Harapan”. Berbeda dengan pelepasan November tahun 2017 yang berkonsepkan romantic, pada pelepasan kali iniyang terpilih adalah mystic. Pelepasan calon wisudawan dan wisudawati dilaksanakan di Sasana Budaya, Singaraja. Pelepasan calon wisudawan dan wisudawati periode Maret tahun 2018 diketuai oleh I Kadek Sila Santriana (2A). Ketua panitia pelepasan wisudawan dan wisudawati periode maret tahun 2018 mengatakan bahwa pelepasan periode maret ini memiliki beberapa perbedaan dari pelepasan periode-periode sebelumnya mengingat konsep yang terpilih terbilang baru. Meskipun banyak kendala yang dialami seperti pembatalan tempat pelaksanaan yang sebelumnya telah terpilih saat dekat-dekat kegiatan sampai hujan lebat saat hari-H yang hampir membuat acara ini diundur tapi itu semua tidak meredakan semangat kepanitiaan untuk menyelenggarakan kegiatan ini dengan semaksimal mungkin dan mengusahakan kegiatan ini berjalan sesuai dengan rencana yang dibuat sebelumnya, sehingga pada akhirnya kegiatan ini pun berjalan dengan lancar meski harus diundur beberapa jam. Pelepasan calon wisudawan dan wisudawati periode Maret tahun 2018 memilki beberapa acara seperti tari sekar jagat, akustik dari Kak Teguh dan Kak Wahyu Budi, awards, mystical dance, dan akustik dari HMPS Pendidikan Matematika. Selamat kepada wisudawan dan wisudawati, semoga sukses dan kita akan selalu menjadi keluarga, yaitu keluarga Matrik’s.
Share:

Pekan Gema Matematika 2018

PGM 2018… BERGETARRR!!! Begitu jargon yang biasa didengar saat rapat-rapat dan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan PGM. Bergetar dimaksudkan agar dalam menjalankan tugas-tugasnya setiap anggota HMPS tetap semangat dan penuh tanggung jawab. Jargon trsebut digunakan untuk membangkitkan semangat anggota HMPS untuk terus berkarya dalam salah satu kegiatan utama dan juga kegiatan besar dari HMPS ini. Pekan Gema Matematika atau yang biasa disingkat dengan PGM adalah sebuah acara tahunan sekaligus merupakan salah satu program kerja utama Program Studi Pendidikan Matematika Undiksha. Di tahun 2018 HMPS Pendidikan Matematika kembali melaksanakan kegiatan rutin PGM dengan mengangkat tema “Membangun Generasi Muda yang Kompetitif, Inovatif, Kreatif, dan Memiliki Etos Kerja”. Dalam PGM ini setiap anggota HMPS memiliki kesempatan untuk membantu pendidikan di Indonesia yakni dengan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya dalam bidang matematika. Pelaksanaan PGM 2018 kali ini tetap dengan tiga sub kegiatannya, yaitu di Gema Lomba Matematika (GLM), Gema Expo Matematika (GEM), dan Gema Kreasi Matematika (GKM) yang setiap sub memiliki Ketua Pelaksananya masing-masing. GLM tahun ini terdiri atas empat jenjang, yaitu jenjang SD, SMP, SMK, dan SMA. Selain itu adanya kebijakan naik jenjang yaitu bagi siswa yang pernah menjadi juara di OSN maka tidak diperkenankan untuk mengikuti lomba dengan jenjang yang sama di GLM dan berkesempatan untuk naik jenjang. Tahun ini GLM SD XIII, SMP XIX, SMK VIII, SMA XXVI dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi yang Cerdas, Kompetitif, dan Berkualitas”. Konsep GLM 2018 menggunakan sistem wilayah untuk keseluruhan jenjang yaitu sistem wilayah terpisah, di mana satu hari akan dilaksanakan hanya dua jenjang. Lima wilayah tersebut yaitu: Wilayah 1 (Kampus Tengah Undiksha), Wilayah 2 (SMA Negeri 1 Kuta Utara), Wilayah 3 (SMA Negeri 1 Negara), Wilayah 4 (SMA Negeri 1 Gianyar), Wilayah 5 (SMA Negeri 2 Semarapura). Pada tahun ini terjadi peningkatan tinggi terhadap jumah peserta GLM SD dibandingkan tahun lalu, namun pada jenjang SMP mengalami penurunan, sedangkan jenjang lainnya meningkat namun tidak begitu tinggi jika dibandingkan dengan peserta GLM SD. Beralih dari GLM, sub kegiatan PGM lain adalah GEM. Di dalam kegiatan GEM terdapat pameran alat peraga dan media pembelajaran matematika karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, selain itu ada stand makanan yang menarik dan game-game dengan hadiah yang tidak kalah menarik. Sembari menikmati makanan dan melihat-lihat expo pengunjung juga dihibur dengan penampilan akustik dari masing-masing kelas untuk memeriahkan GEM yang bertemakan “ANEKA (Antusias, Edukasi, Karya, dan Apresiasi) dalam GEM”. Sub kegiatan lainnya adalah GKM. GKM merupakan salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh pihak, tak terkecuali seluruh civitas akademika UNDIKSHA. Sub kegiatan PGM ini berbeda karena tidak berorientasi pada akademik seperti yang lainnya. GKM dijadikan sebagai ajang yang mementaskan kreativitas dengan menonjolkan seni, baik itu tarian, musik, drama dan kreativitas lainnya. Pada tahun ini juga dijadikan kesempatan untuk me-launching-kan tari kebesaran. Tema yang digusung GKM tahun ini adalah “EKSPRESI (Eksplorasi, Kreasi, dan Seni)”. Diselenggarakannya GKM ini sebagai salah satu bukti jika HMPS Pendidikan Matematika tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik saja namun juga dalam bidang kesenian.
Share:

Suksesi 2017

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Matematika pada tanggal 16-17 Desember 2017 menjalankan salah satu program kerja yang telah dirancang sebelumya yakni terkait dengan dilakukannya pemilihan ketua HMPS baru untuk periode 2018-2019. Tema acara suksesi tahun ini adalah “Kenali Calonmu Suarakan Pilihanmu”. Dalam rangkaian pelaksanaan proker tersebut dilalui dengan berbagai macam susunan acara seperti pengenalan calon ketua HMPS, penyampaian visi dan misi, debat antar calon serta diakhiri dengan pemilihan calon ketua HMPS masa bakti 2018-2019. Menurut sekretaris pelaksana acara suksesi tahun 2017 Vina Rantini menyampaikan bahwa “sangat senang dengan diadakannya acara tersebut, meskipun banyak halangan saat pelaksanaannya namun semua dapat diselesaikan dengan adanya koordinasi antar panitia”. Hal serupa disampaikan pula oleh ketua HMPS masa bakti 2017-2018 Nyoman Wahyu Mahardika yang meyatakan “kegiatan suksesi tahun 2017 astungkara sudah bisa dikatakan lancar sesuai dengan apa yg direncanakan. Seperti yg kita ketahui setiap kegiatan pasti tidak luput dari yg namanya kendala dan permasalahan. Seperti dalam kegiatan suksesi kali ini tidak sedikit kendala ataupun permasalahan yg timbul baik dalam persiapan maupun pelaksanaannya. Tetapi permasalahan itu sudah bisa segera diatasi dengan berkoordinasi lebih lanjut.” Pemilihan kepengurusan yang baru merupakan suatu hal yang sangat penting untuk kedepannya, karena akan mempengaruhi eksistensi HMPS dimasa yang akan datang. Namun dalam pelaksanaannya partisipasi anggota HMPS juga perlu ditingkatkan seperti yang disampaikan oleh Wayan Wiana selaku salah satu calon ketua HMPS “Dari segi kehadiran sama seperti tahun lalu dan berhasil korum dalam 2 hari sidang tersebut akan tetapi ada perbedaan yang dapat diamati dari sidang tahun lalu dan yang sekarang yaitu dari partisipasi dalam menyimak dimana fokus dari anggota hmps yang tidak terlalu memperhatikan kedepan teuratama saat sidang pleno, bisa dimaklumi anggota hmps mungkin lelah karena dituntut lama berada diruangan untuk mengikuti seluruh rangkaian suksesi tersebut tetapi tetap saya apresiasi penuh masalah kehadiran karena sudah dapat meluangkan waktu nya untuk hadir di 2 hari tersebut, namun untuk masalah memperhatikan atau menyimak pembicara yg berada didepan harus di tingkatkan lagi bersama sama agar kedepannya dapat lebih terlihat lagi esensinya” . Sejalan dengan terpilihya ketua HMPS yang baru, sejalan juga dengan harapan baru yang muncul dari berbagai anggota HMPS. “Untuk kedepannya agar segala kekurangan atau kesalahan yg terjadi baik di kepengurusan maupun di kepanitiaan bisa ditutupi, dapat lebih merangkul rekan-rekan anggota hmps yang jarang ikut serta dalam kegiatan dan bisa lebih meningkatkan eksistensi HMPS Pendidikan Matematika di kalangan mahasiswa MIPA bahkan hingga seluruh mahasiswa UNDIKSHA sekalipun” ujar Nyoman Wahyu Mahardika. Dengan berbagai harapan yang diberikan oleh anggota HMPS, dapat membuat kepengurusan selanjutnya lebih semangat dan lebih baik lagi dalam membangun HMPS Pendidikan Matematika agar lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya.
Share:

Archives

Definition List

Unordered List

Support