Universitas Pendidikan Ganesha

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Taman Cerdas Ganesha: Tim PHP2D Matrik's 2021

Sosialisasikan Pola Asuh Anak di Desa Bebetin

TIM PPK MATRIKS 2022

Berdayakan Perempuan Desa Kayuputih Melalui Taman Perempuan Bali

LAUNCHING LOGO PGM 2023

Siap Bergelora dalam Bernalar, Berkreasi, dan Berekspresi melalui Kreativitas dan Solidaritas

Tim Innovilage 2022: Go Women

Jayanta - Nesya - Krisnina berkontribusi wujudkan SDGs di Desa Kayuputih

Tirta Yatra Matrik's 2019

Tumbuhkan Sradha Bhakti

Pekan Gema Matematika Tahun 2022 Membangun Insan Pendidikan/Generasi Ganesha yang Kreatif, Kompetitif, Berprestasi dan Tanggap Arus Informasi

 

Kemajuan peradaban manusia tidak lepas dari peranan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan IPTEK yang demikian pesat telah mengantarkan kita menuju dunia baru, dunia matematika. Matematika sebagai ratu dari bebagai ilmu memiliki peranan yang cukup besar dalam mewujudkan dunia baru itu. Demikian besar peranan matematika dalam kehidupan ini sehingga tak ada satupun aktivitas manusia yang tidak diwarnai oleh matematika. Karena itulah Kline (dalam Liennawaty) menyatakan bahwa “Jatuh bangunnya suatu negara dewasa ini tergantung pada kemajuan di bidang matematika”.

Berdasarkan  penelitian Trends in International Mathematics and Science Study (TIMMS),  matematika Indonesia berada di peringkat ke-34 dari 38 negara. Padahal kalau diteliti lebih dalam lagi, berdasarkan penelitian yang juga dilakukan oleh TIMMS jumlah jam pengajaran matematika di Indonesia dalam satu tahun, siswa kelas 8 di Indonesia rata-rata mendapat 169 jam pelajaran matematika, jumlah yang cukup banyak. Tapi kenyataannya, prestasi matematika siswa Indonesia hanya menembus skor rata-rata 411 (400 = rendah, 475 = menengah, 550 = tinggi, dan 625 = tingkat lanjut). Artinya “Waktu yang dihabiskan siswa Indonesia di sekolah tidak sebanding dengan prestasi yang diraih”. Disamping itu, dalam IMO 2010 (51st International Mathematical Olympiad July 2-14, 2010), Indonesia berada di urutan ke-30 dari 98 negara peserta.

Keadaan ini perlu diperhatikan dengan kedudukan dan peran matematika untuk pengembangan ilmu dan pengetahuan, mengingat matematika merupakan induk ilmu pengetahuan. Matematika saat ini belum menjadi pelajaran yang difavoritkan. Alih-alih difavoritkan, mata pelajaran ini sering dianggap momok bagi sebagian besar peserta didik. Situasi ini tentunya merupakan tantangan bagi kita semua. Sudah merupakan kewajiban kita untuk ikut menciptakan iklim yang kondusif dalam pembangunan pendidikan matematika di Indonesia. Oleh karena itu, kami merasakan perlunya diselenggarakan suatu kegiatan yang bisa menjadi stimulus bagi peningkatan etos ilmu, penajaman kuriositas matematika, pembangunan informasi dan komunikasi dalam bidang matematika, semangat belajar, dan pengembangan eksplorasi ilmiah para siswa di bidang matematika. Secara berjenjang , kontinu dan dengan kemitraan yang erat antara pemerhati matematika, upaya semacam ini bisa meningkatkan prestasi siswa di bidang matematika.

Sehubungan dengan itu, Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika Undiksha menyelenggarakan kegiatan Pekan Gema Matematika (PGM). PGM adalah program kerja utama yang diselenggarakan oleh HMJ Matematika UNDIKSHA setiap tahunnya. PGM dapat dikatakan sebagai perhelatan ilmiah bagi siswa SD, SMP, SMA dan SMK, guru dan mahasiswa se-Bali yang terpilih dan berbakat di bidang matematika. Mereka datang untuk berkompetisi, uji kecerdasan, dan tanding kecakapan nalar secara obyektif guna menjadi yang terbaik di bidang matematika. PGM terdiri dari tiga rangkaian kegiatan besar yaitu GLM (Gema Lomba Matematika), GEM (Gema Expo Matematika), dan GKM (Gema Kreasi Matematika). Namun selain GLM, PGM juga mengadakan Lomba Media Pembelajaran berbasis IT. PGM tahun ini memang sedikit berbeda dari PGM sebelumnya karena pandemi Covid-19 yang masih ada sampai tahun ini. Dari tiga kegiataan besar tersebut PGM tahun ini hanya menyelenggarakan kegiatan GLM dan GKM saja karena kondisi pandemi yang sudah mulai membaik.

PGM tahun 2022 menyelenggarakan kegiatan GKM secara luring dan dapat ditonton secara langsung oleh anggota HMJ Matematika Undiksha. Tujuan dari GKM tahun ini adalah untuk meningkatkan keakraban di tingkat interent atau antar anggota HMJ Matematika dan keakraban ditingkat ekstern atau keakraban antara anggota HMJ Matematika dengan penonton lainnya. Kemudian GLM tetap diadakan secara semi offline karena pada babak penyisihan dan semifinal masih dilaksanakan secara daring, sedangkan pada babak final dilaksanakan secara luring. Tujuan dari GLM adalah memberikan peluang bagi siswa SD, SMP, SMA, dan SMK untuk mengembangkan kemampuan siswa pada bidang matematika. Selain itu, siswa yang mengikuti GLM diharapkan mampu berpikir secara kritis tentang personal matematika. Walaupun saat ini Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19, bukan berarti generasi muda tidak boleh mengembangkan pengetahuan dan kreativitas yang dimilikinya. Maka dari itu, PGM tahun 2022 kembali dengan membuka peluang besar untuk siswa, guru dan mahasiswa se-Bali agar dapat merealisasikan pengetahuan dan keterampilan matematika yang mereka miliki.

Share:

Pelaksanaan Pelepasan Calon Wisudawan Wisudawati Maret 2022 oleh HMJ Matematika Undiksha

 

Seperti yang kita tahu bahwa dalam prosesnya seorang pelajar menempuh pendidikan tentunya akan direncanakan suatu kegiatan atas keberhasilannya dalam menyelesaikan belajarnya di tempat dia belajar, baik itu di sekolah maupun universitas. Kegiatan ini biasanya sering diistilahkan dengan sebutan “pelepasan”. Di Universitas Pendidikan Ganesha, khususnya jurusan matematika secara resmi mengadakan suatu kegiatan yang dinamakan “Pelepasan Calon Wisudawan dan Wisudawati”. Dan dalam kegiatan ini Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika menggelar 3 kali kegiatan dalam 1 tahun. Yang mana nama-nama kegiatan dalam pelepasan ini mengikuti salah satu nama dalam daftar bulan kalender Masehi di ke-tiga kegiatan tersebut, seperti pelepasan Maret, pelepasan Agustus, dan juga pelepasan November. Nah, bertepatan dengan tanggal 20 Maret tahun 2022, Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika mengadakan Pelapasan Calon Wisudawan Wisudawati Maret 2022 dengan tema acara “TREASURE (Take A Change and Get Ready for The Next Adventure)”.

Kegiatan ini dilakukan secara semi offline bertempat di Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha dan Zoom Cloud Meeting, tentunya mematuhi protocol kesehatan dengan memakai masker dan hand sanitizer. Tema pakaian yang digunakan adalah Casual Vintage. Pada kegiatan ini, terdapat beberapa hiburan guna memeriahkan suasana dalam acara tersebut.  Hiburan yang diberikan antara lain tari bali, akustik, tari modern, dan shadow teater. Kepanitiaan kegiatan ini diketuai oleh I Made Artha Mulyasa yang didampingi oleh satu sekretris dan satu bendahara serta terdapat sembilan sie kerja. Selain itu kami juga mengundang beberapa dosen terkait seperti Bapak I Putu Pasek Suryawan, S.Pd., M.Pd. Bapak I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. dan juga Bapak I Gusti Nyoman yudi hartawan, S.si., M. Sc. Sebagai pendamping dan juga sebagai bukti bahwa kegiatan tersebut resmi diadakan dengan dukungan dan keterlibatan dosen didalam pelaksananya.

Share:

PEKAN ESAI NASIONAL MATRIKS 2021 (PENA MATRIKS 2021) TUNJUKKAN POTENSIMU, TUNJUKKAN KARYAMU

 

Berbicara mengenai kreativitas adalah salah satu hal yang sangat penting bagi sebagian mahasiswa. Kreativitas ada berbagai macam jenisnya, salah satunya adalah dengan menulis esai. Esai merupakan sebuah karangan prosa yang membahas suatu masalah yang dirangkai sedemikian rupa menurut sudut pandang dan pendapat pribadi penulisnya. Tujuan dari kegiatan menulis esai adalah untuk mengembangkan ide-ide dan minat mahasiswa sekaligus sebagai ajang untuk mengasah serta menumbuhkan sikap kritis dari mahasiswa terhadap suatu bidang kepenulisan karya ilmiah.

HMJ Matematika Undiksha sebagai salah satu perwujudan mahasiswa yang ada di Undiksha sudah seharusnya memiliki tekad untuk membantu menyelenggarakan wadah dan membangun semangat dalam bidang tulis-menulis bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Maka dari itu, HMJ Matematika memiliki program kerja dalam bidang I Penalaran dan Keilmuan yaitu Pena Matriks. Pena Matriks merupakan ajang perlombaan esai nasional pertama yang diadakan oleh HMJ Matematika. Mengusung tema yang diusung dalam kegiatan ini yaitu “Optimalisasi Pemanfaatan Program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka Sebagai Wadah Bagi Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Masa Kini”. Harapannya dengan diusungnya tema ini dapat mengasah keterampilan mahasiswa dalam menulis esai dan mengetahui serta mendukung mengenai program terbaru dari pemerintah yakni Kampus Merdeka.

Perlombaan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa/mahasiswi di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Indonesia. Adapun universitas yang mengikuti perlombaan ini meliputi Universitas Airlangga, Universitas Udayana, Institut Pertanian Bogor, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Semarang, Telkom University, Universitas Pendidikan Ganesha, dan Universitas lainnya di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, Pena Matriks Tahun 2021 diadakan secara daring bertempat di Ruang Zoom Cloud Meeting. Kegiatan Pena Matriks berlangsung sejak 27 November 2021 hingga 4 Desember 2021. Dimulai dari babak penyisihan, semifinal, dan final. Walaupun kegiatan ini berlangsung secara online, Pena Matriks 2021 berjalan dengan lancar. Perlombaan ini dimenangkan oleh Gaos Tipki Alpandi dari Universitas Airlangga sebagai Juara 1, Ni Kadek Sintya Anggreni dari Universitas Udayana sebagai Juara 2, Ivan Taufiq Nugraha dari Institut Pertanian Bogor sebagai Juara 3, Hayatin Sapitri dan Anggi Eka Ananda Putri dari Universitas Brawijaya sebagai Juara Harapan 1, Muhammad Irfan Karim dari Universitas Sriwijaya sebagai Juara Harapan 2, dan Nurul Fitria dari Universitas Negeri Semarang sebagai Juara Harapan 3.

“Semoga dengan suksesnya kegiatan ini, tidak hanya memberikan pengalaman kepada anggota HMJ Matematika, tetapi diharapkan dapat memberikan manfaat serta kesan positif untuk mahasiswa di seluruh Indonesia”, ucap Wia Rosita selaku Ketua Panitia Pena Matriks 2021. (wrd)

Esai is easy!

Share:

PANDEMI BUKAN HALANGAN UNTUK BERBAGI: BERGERAK DARI HATI UTAMAKAN PENGABDIAN

 

Singaraja Berbicara tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka tidak terlepas dari kata “Pengabdian”. Kita sebagai mahasiswa sudah sepatutnya dapat menunjukan rasa kepedulian terhadap masyarakat dengan melakukan kegiatan yang dapat bermanfaat guna menumbuhkan sikap kepedulian dan rasa kekeluargaan. Apalagi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah hampir menginjak usia dua tahun dan terus berlanjut tak ada hentinya. Hal ini tentunya berdampak pada kehidupan masyarakat luas, salah satunya pada kehidupan perekonomian sebuah panti asuhan yang kian hari mulai menurun.

HMJ Matematika Undiksha sebagai salah satu perwujudan kelompok mahasiswa yang ada di Undiksha sudah seharusnya memiliki tekad untuk membantu masyarakat dalam menghadapi persoalan yang ada. Maka dari itu, HMJ Matematika memiliki program kerja yang terjun langsung ke masyarakat dengan menggalang sebuah kegiatan, yaitu Pengabdian Pada Masyarakat (P2M).

Dalam pelaksanaannya, Pengabdian Pada Masyarakat Tahun 2021 menyasar ke dua panti asuhan di Kabupaten Buleleng, yaitu Panti Asuhan Hindu Destawan dan Panti Asuhan Ananda Seva Dharma yang dilaksanakan pada Sabtu, 11 Desember 2021 s.d. Minggu, 12 Desember 2021 dan Sabtu, 18 Desember 2021 s.d. Minggu, 19 Desember 2021. Walaupun kegiatan dilaksanakan dalam situasi pandemi, seluruh peserta tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker dan diarahkan untuk mengecek suhu serta menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki panti asuhan. Kegiatan tahun ini mengangkat sebuah tema, yaitu We Care, We Share, Let’s Create Their Smile with Our Hands dengan harapan kegiatan ini dapat memberikan tawa kebahagiaan untuk adik-adik panti asuhan dengan uluran tangan anggota HMJ Matematika berlandaskan ketulusikhlasan untuk mengabdi.

 Bentuk kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya, yaitu memberikan pengajaran matematika atau dikenal dengan sebutan Fun Learning Math dengan menggunakan media pembelajaran dan alat peraga. Namun, pembedanya adalah ada banyak inovasi dan hal menarik yang dirangkaikan dalam kegiatan tahun ini, dimulai dari pemberian sembako, senam dan makan buah bersama (P2M Sehat), bermain berbagai macam permainan (P2M Bermain), pembuatan kenang-kenangan, hingga melaksanakan kegiatan P2M Asri (Aksi Lestari) dengan melaksanakan kegiatan penanaman pohon serta one meter clean di sekitar area panti asuhan.

Semoga dengan suksesnya kegiatan pengabdian ini, tidak hanya memberikan pengalaman kepada anggota HMJ Matematika, tetapi diharapkan dapat memberikan manfaat serta kesan positif untuk adik-adik panti asuhan, dan lingkungan sekitar. “Saya merasa sangat bangga karena kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang bergerak dari hati dan menjunjung tinggi pengabdian. Walaupun banyak konsep kegiatan baru yang diangkat dalam P2M tahun ini, kegiatan tetap bisa berjalan lancar berkat kerja sama dan semangat dari rekan-rekan kepanitiaan. Banyak hal baru dan pelajaran berharga yang saya dapatkan baik dalam persiapan maupun pelaksanaannya.”, ucap I Gusti Ngurah Restu Pamungkas selaku Ketua Panitia P2M Tahun 2021. BERAKSI PEDULI DENGAN BERBAGI! (csy)

Share:

Archives

Definition List

Unordered List

Support