Sabtu, 19 November 2016


MATRIK’S BOY VICTORY”

Kemenangan tim putra Matrik’s dalam ajang bola voli di kegiatan Matematika Cup Tahun 2016, tentunya bukan kali pertama. Di tahun 2016 ini, terdapat perbedaan dari tahun sebelum yaitu dari sistem pertandingan voli khususnya voli putra. Tahun ini panitia menggunakan sistem gugur, yang mana tahun sebelumnya menggunakan sistem grup. Tim dari HMJ Pendidikan matematika secara langsung masuk ke babak semi final dan akan bertemu dengan lawan saingnya. Sebelum menuju ke babak final, tim Matrik’s berjuang melawan tim dari HMJ Pendidikan Biologi untuk dapat kesempatan menuju ke babak final.
Dengan segala usaha dan upaya yang dilakukan oleh tim kesayangan kita, akhirnya tim putra Matrik’s bisa mencetak skor yang membawanya menuju babak final di tanggal 30 Oktober 2016. Tentunya keberhasilan tersebut tidak berhenti sampai disana, tim Matrik’s haruslah tetap mempertahankan semangatnya di babak final yang pasti tidak dengan saingan enteng. Untuk kesekian kalinya tim putra Matrik’s bertemu dengan tim putra dari MSC yang diadakan pada tanggal 30 Oktober 2016 bertempat di GOR FOK UNDIKSHA. Pertandingan ini cukup menyita perhatian, sebab dari kedua tim memiliki keunggulan tersendiri untuk mengatur strateginya dalam bertanding. Segala strategi dikerahkan demi mengumpulkan point demi pointkemenangan. Kehebohan babak final bola voli putra terlihat jelas dengan adanya dukungan dari suporter, khususnya supoter dari HMJ Pendidikan Matematika.
Terlihat jelas semangat berkobar yang ditampilkan suporter untuk mendukung tim kesayangangannya. Pertandingan semakin seru saat set dimenangkan oleh HMJ Pendidikan Matematika. Semakin lama, pertandingan tersebut mulai sengit,  denganpoint point yang didapat kedua tim selisih sangat tipis. Terlihat raut-raut kekhawatiran dari beberapa pemain bahkan suporter dari Matrik’s melihat hal tersebut. Namun, hal tersebut tidak mematahkan semngat tim kesayangan kita untuk teru beradu kekuatan di ajang ini. Usaha, usaha, dan terus berusaha dilakukan oleh tim putra dari Matrik’s untuk mengumpulkan skor demi skor kemenangan. Tanpa berputus asa, tim putra Matrik’s terus berusaha mencetak skor demi skor yang didapat agar dapat unggul dari tim lawan. Set demi set dilalui kedua tim sehingga sampai di set keempat sebagai penentu. 
Akhirnya, setelah melewati pertadndingan yang cukup lama tim putra dari HMJ Pendidikan Matematika memenangkan pertandingan dengan selisih point yang sangat tipis. Terjawab sudah segala kekhawatiran pemain dan pendukung Matrik’s dan digantikan dengan sorakan bahagia. Sentak kemenangan tim Matrik’s tersebut membuat GOR FOK UNDIKSHA ramai dengan sorakan dari suporter HMJ Pendidikan Matematika dan beberapa selebrasi pemain maupun suporter itu sendiri. Dan untuk kesekian kalinya, tim putra Matrik’s menjadi juara 1.
Rabu, 26 Oktober 2016


OSKAR 2016
“GENERASI BARU, HARAPAN BARU”

Setiap tahunnya, ada suatu rangkaian kegiatan yang selalu diadakan di HMJ Pendidikan Matematika

Undiksha dalam menyambut mahasiswa baru di jurusannya. Kegiatan tersebut bernama OSKAR yang merupakan singkatan dari Orientasi Kehidupan Mahasiswa Jurusan. Tahun ini kegiatan OSKAR diadakan kembali dan diketuai oleh Ida Ayu Desi Astuti, seorang mahasiswi semester V kelas A. Kegiatan OSKAR 2016 ini berlangsung selama 5 hari dan dalam rentangan hari yang telah ditentukan. Pada hari-hari tersebut, kegiatan dibagi menjadi 2 paruh, yaitu paruh pagi dan paruh sore.
Hari pertama rangkaian kegiatan OSKAR adalah kegiatan Matriks Sehat yang diadakan pada sore hari tanggal 26 Agustus 2016 di SECATA (Sekolah Calon Tamtama). Pembukaan OSKAR sendiri dilaksanakan keesokan paginya yaitu Sabtu, 27 Agustus 2016 dan dilanjutkan dengan kegiatan Matrikulasi sebagai paruh sorenya. Hari ketiga, yaitu hari Minggu, 28 Agustus 2016, paruh pertama berisikan kegiatan seminar dan lomba mading, dan diikuti kegiatan Matrikulasi pada sore harinya. Berselang seminggu setelah hari ketiga, diadakan hari keempat kegiatan OSKAR, yaitu pada hari Sabtu tanggal 3 September 2016 yang kembali terbagi atas dua paruh, dimana paruh pertama berisikan kegiatan debat antar mahasiswa baru, dan paruh kedua adalah kegiatan Matriks Sehat yang diadakan di Batalyon Singaraja. Hari kelima yang juga menjadi puncak serangkaian kegiatan OSKAR, yaitu pada hari Sabtu, 24 September 2016, dengan kegiatan Softskill yang menjadi kegiatan inti di paruh paginya dan upacara penutupan serta malam inisiasi pada paruh sorenya.
Ida Ayu Desi Astuti, sebagai ketua panitia serangkaian kegiatan OSKAR ini mengatakan bahwa tujuan dari OSKAR adalah untuk mempercepat adaptasi mahasiswa-mahasiswa baru di Jurusan Pendidikan Matematika dengan kehidupan jurusan dan mengubah mindset siswa mereka menjadi mindset mahasiswa. Menurutnya, secara umum kegiatan OSKAR sudah berjalan dengan baik karena tujuan-tujuan dari kegiatan OSKAR itu sendiri sebagian besar sudah tercapai.
Dalam suatu kegiatan tentu tidak terlepas dari yang namanya kendala. Hal tersebut juga dialami oleh ketua panitia OSKAR tahun 2016 ini. Kurangnya partisipasi dari peserta OSKAR merupakan salah satu kendala yang dihadapi oleh kepanitiaan OSKAR tahun ini, selain itu terdapat pula kendala cuaca yang sangat mengejutkan karena hujan tiba-tiba turun di saat Malam Inisiasi, padahal sudah dilakukan antisipasi dengan melakukan ritual “nerang” sebelumnya. Namun hambatan tersebut dapat teratasi  dengan menyadarkan para peserta OSKAR bahwa serangkaian kegiatan OSKAR itu penting dan berguna untuk bekal dalam menjalani perkuliahan nantinya, sehingga para peserta OSKAR dapat berpartisispasi dengan baik. Kepanitiaan pun berusaha meminjam GOR FOK setelah digunakan untuk kegiatan Bioma Open, sehingga kegiatan malam inisiasi bisa dilanjutkan dan kegiatan OSKAR dapat berakhir dengan baik. (asd,dp)
Selasa, 27 September 2016


Melangkah Bersama Menuju Gerbang Masa Depan


“WISUDA” bisa disebut merupakan hari puncak perjuangan para Mahasiswa, begitu pula dengan Mahasiswa Pendidikan Matematika. Sebelum dilepas oleh lembaga, keluarga besar “MATRIK’S” telah menyiapkan acara khusus untuk kakak-kakaknya yang akan diwisuda, yaitu Pelepasan Calon Wisudawan/wati HMJ Pendidikan Matematika Periode Agustus 2016. dalam perjuangan menggapai gelar Sarjana Pendidikan, Tentunya banyak rintangan dan juga kenangan yang mereka dapatkan selama menempuh pendidikan di pendidikan matematika hingga akhir dari perjuangan mereka yaitu hari pelepasan mereka. Dalam rangka pelepasan wisudawan dan wisudawati bulan Agustus ini tentu banyak persiapan yang telah dipersiapakan oleh para calon wisudawan dan wisudawati dan juga rekan-rekan di HMJ pendidikan matematika, salah satunya adalah membentuk kepantiaan pelepasan. Kepanitiaan ini di ketuai oleh Agung Oka Arijaya, yang lebih terkenal dipanggil Gopal. Laki-laki bertubuh Besar ini merupakan mahasiswa semester 3 kelas A. Banyak persiapan yang dia dan rekan-rekannya lakukan demi kesuksesan acara pelepasan calon wisudawan/wati bulan Agustus ini, tepatnya 21 Agustus 2016. Acara ini dibuka oleh Sekretaris Jurusan Pendidikan Matematika sekitar pukul 19.30. Namun semua itu tidaklah berjalan lancar karena terhalang akan hari libur semester. Saat ditanya mengenai caranya mengatasi kendala tersebut Gopal menjawab “Hal yang terpenting untuk mengatasi kendala tersebut adalah komunikasi yang baik antar semua anggota sie yang ada. Dan kata yang terpenting untuk diucapkan adalah “Tolong” karena dengan kata tolong semua anggota sie akan lebih merasa dihargai sehingga lebih mudah untuk mengajak mereka membantu dalam persiapan ini”. Dan ada yang unik juga dari pelepasan calon wisudawan/wati bulan agustus karena sudah 3 kali berturut-turut yang menjadi ketua panitianya adalah koordinator perlengkapan HMJ Pendidikan Matematika. Saat Gopal ditanyakan mengenai hal tersebut dia berkata sebenarnya itu tidak terlalu penting dan mungkin itu hanya sebuah kebetulan saja. Tapi dengan yang menjadi ketua panitia adalah koor perlengkapan 3 kali berturut-turut membuat dia lebih enak bekerja karena sudah akrab dengan teman-teman serta pekerjaan-pekerjaan dalam persiapan acara sudah biasa dia lakukan saat menjadi koor perlengkapan HMJ sehingga semua pekerjaan saat mempersiapkan acara pelepasan ini.
Bukan hanya itu keunikan dari pelepasan calon wisudawan/wati bulan agustus 2016 ini, yang menjadi keunikan lainnya ialah tempat pelaksanaannya yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana sebelumnya pelepasan diadakan di Auditorium Undiksha sedangkan sekarang diadakan di Gedung Kesenian Gde Manik. Saat ditanyakan mengenai hal tersebut kepada Wahyu Mahardika  selaku koordinator sie humas dia menjawab "hal tersebut terkait dengan mengingat banyaknya kakak tingkat yang akan dilepas pada bulan Agustus ini dan ternyata banyaknya calon wisudawan/wati dari Pendidikan Matematika mencapai 90 orang, serta Karena suatu dan lain hal Auditorium UNDIKSHA tidak bisa dijadikan sebagai tempat untuk berlangsungnya acara pelepasan kali ini. Oleh karena itu, panitia berinisiatif untuk meminta izin menggunakan tempat di Gedung Kesenian Gde Manik, dimana sie humas harus bolak-balik ke Dinas Pariwisata untuk mencari informasi, alhasil, kita diijinkan menggunakan tempat ini. Yah, tidak percumalah makan angin di jalan, hahaha.” Katanya. Dipilihnya Gedung Kesenian Gde Manik yaitu dengan beberapa pertimbangan salah satunya dekat dengan kampus agar lebih mudah dijangkau, apalagi Matrik’s sudah punya calon anggota baru, karena OSKAR 2016 belum dimulai, ya adik-adik Maba ini bisa diundanglah meskipun belum sah menjadi anggota HMJ. Setelah ditanya suka dukanya dalam persiapan kegiatan ini, Koor Sie Humas yang sering disapa Mang Wahyu ini menjawab, “suka duka pasti ada. Nah dalam pelepasan ini, beberapa hal yang dialami terkait penyebaran surat undangan, dan surat peminjaman peralatan serta tempat, mengingat bulan ini masih libur semester”. Meskipun ada kendala, tetapi dengan berakhirnya acara ini dengan meriah yang dilengkapi dengan berbagai hiburan juga, khususnya karya baru dari Matrik’s, “SHADOW THEATRE”. Banyak peran penting dibalik berlangsungnya acara ini, dan yang terpenting adalah persembahan kami untuk mereka yang siap “Melangkah Bersama Menuju Gerbang Masa Depan” yaitu tema dari kegiatan ini.
Tidak lengkap rasanya jika orang yang kita lepas tidak menyampaikan kesannya khususnya kesan dalam kegiatan pelepasan yang kita rancang untuk mereka. Hendra Setiawan, Kakak tingkat ganteng yang kerap disapa Kak Henset ini peraih IPK tertinggi yang diumumkan pula dalam acara awards pelepasan, selain pro dalam bidang akademik, kak Henset merupakan Ketua HMJ Demisioner, Wow lengkap ya. Jadi tujuan kita kuliah ternyata bukan hanya sebatas IPK, softskills pun adalah modal juga untuk menghadapi dunia luar. Menurutnya, acara pelepasan ini sangat berkesan, terutama Shadow Theatrenya, sangat kreatif menggunakan efek dari LCD, hanya saja sesi games kurang terkendali karena ada yang sibuk berfoto-foto. Pesan kak Henset untuk adik-adiknya di Matrik’s adalah tetap semangat, terus berjuang, serta pertahankan semangat organisasi demi HMJ kita, dan tentunya Kakak berharap kita tetap keluarga meskipun kakak-kakak telah wisuda dan menjadi alumni. (prb,evn,fjs)
 

Translate

Search

Memuat...
Ada kesalahan di dalam gadget ini